Rabu, 25 Februari 2009



avokad — merupakan buah yang sering kita jumpai. Buah serbaguna ini memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi manusia. Ada banyak zat yang kaya manfaat yang terdapat di buah ini. Buah berwarna hijau ini sering dimanfaatkan untuk jus atau bahan dalam es campur maupun hidangan lainnya. Rasanya yang nikmat membuat banyak orang menyukainya. Sebagian orang takut untuk mengkonsumsinya karena dianggap memiliki kandungan lemak yang tinggi. Apakah memang benar demikian? Apa saja manfaat dan khasiat alpukat atau avokad?

Alpukat atau avokad berasal dari bahasa Aztek yaitu ahuacatl. Buah ini memang berasal dari daerah tempat suku Aztek berasal yaitu di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Awalnya buah ini mulai diperkenalkan oleh Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol, pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan coklat, jagung dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah alpukat atau avokad mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.

Manfaat Alpukat

Hampir setiap bagian dari pohon alpukat memiliki manfaat. Kayu pohon alpukat bermanfaat sebagai bahan bakar. Biji dan daunnya dapat digunakan dalam industri pakaian. Kulit pohonnya dapat digunakan untuk pewarna coklat pada produk yang terbuat dari kulit.

Dalam bidang kecantikan, buah alpukat juga sering digunakan sebagai masker wajah. Buah ini dianggap mampu membuat kulit lebih kencang. Buah alpukat juga bermanfaat untuk perawatan rambut misalnya sewaktu melakukan creambath.

Selain itu, sebagai buah, alpukat juga tentu bisa dinikmati sebagai hidangan yang lezat. Berbagai hidangan disajikan dengan menambah alpukat sebagai bagian dari hidangan tersebut.

 
Zat Kaya Manfaat dalam Alpukat

Alpukat atau avokad memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Alpukat atau avokad setidaknya mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat. Alpukat kaya akan protein, riboflavin (atau dikenal sebagai vitamin B2), niasin (atau dikenal sebagai vitamin B3), potasium (atau lebih dikenal sebagai kalium), dan vitamin C.

Selain itu alpukat mengandung lemak yang cukup tinggi. Namun jangan takut karena lemak pada alpukat mirip dengan lemak pada minyak zaitun yang sangat sehat. Lemak yang dikandung dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang berdampak positif dalam tubuh. Lemak pada alpukat juga digunakan dalam pembuatan sabun dan kosmetik.

Berikut ini penjelasan beberapa zat dalam alpukat atau avokad yang bermanfaat bagi tubuh kita:

  • Vitamin E dan vitamin A
    Vitamin E dikenal sebagai vitamin yang berguna untuk menghaluskan kulit. Campuran vitamin E dan vitamin A sangat berguna dalam perawatan kulit. Kombinasi vitamin E dan vitamin A membuat kulit menjadi kenyal, menghilangkan kerut, membuat kulit terlihat muda dan segar. 
  • Potasium atau Kalium
    Potasium (dikenal juga sebagai kalium) yang ada dalam alpukat dapat mengurangi depresi, mencegah pengendapan cairan dalam tubuh dan dapat menurunkan tekanan darah. 
  • Lemak tak jenuh
    Dalam alpukat ada lemak nabati yang tinggi yang tak jenuh. Lemak ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah (LDL), yang berarti dapat mencegah penyakit stroke, darah tinggi, kanker atau penyakit jantung. Lemak tak jenuh pada alpukat juga mudah dicerna tubuh sehingga dapat memberikan hasil maksimal pada tubuh. Lemak tak jenuh pada alpukat juga mengandung zat anti bakteri dan anti jamur. 
  • Asam oleat
    Asam oleat merupakan antioksidan yang sangat kuat yang dapat menangkap radikal bebas dalam tubuh akibat polusi. Radikal bebas dalam tubuh akan menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan.
  • Vitamin B6
    Vitamin ini berkhasiat untuk meredakan sidrom pra-haid atau pra-menstruasi (PMS) yang umumnya diderita wanita setiap bulan. 
  • Zat Besi dan Tembaga
    Zat ini diperlukan dalam proses regenerasi darah sehingga mencegah penyakit anemia. 
  • Mineral Mangaan dan Seng
    Unsur ini bermanfaat untuk meredakan tekanan darah tinggi, memantau detak jantung dan menjaga fungsi saraf tetap terjaga.  

     


Hidup Sehat dengan Alpukat

Di beberapa bagian dunia, buah ini dianggap sebagai salah satu buah eksotis dan langka. Mungkin alpukat telah memainkan peranan penting dalam diet makanan Anda. Setelah merasa berbagai hidangan yang mengandung alpukat atau avokad, Anda mungkin dapat mengatakan bahwa buah ini benar-benar banyak manfaatnya dan juga buah yang lezat!

Tips Cara Memilih Buah Alpukat
Sewaktu Anda pergi ke pasar untuk membeli alpukat, jangan pernah menilai matangnya sebuah alpukat dari warna kulitnya. Jika buah alpukat yang Anda temui berwarna lebih tua atau kecoklatan, belum tentu buah alpukat tersebut telah matang. Cobalah sedikit menekan buah alpukat tersebut. Jika terasa lebih lunak berarti buah itu sudah matang.



Manfaat strawberry untuk kulit


Tidak hanya lezat, bisa dijadikan hiasan pada kue atau diolah menjadi minuman menyegarkan, stroberi juga bermanfaat untuk kesehatan kulit.


Buah stroberi bisa menjadi masker alami untuk kecantikan, karena buah ini memiliki konsentrasi tujuh zat antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan buah atau sayuran lain, sehingga sangat tepat untuk mencegah oksidasi tubuh. 

Demikian pendapat Fosca, seorang ahli kecantikan dari Victoria University, Melbourne, Australia.

Oksidasi adalah proses hancurnya jaringan tubuh karena pengaruh radikal bebas seperti asap kendaraan, rokok, maupun polusi. Oksidasi juga berpengaruh besar pada proses penuaan pada kulit. Tapi itu semua bisa Anda atasi dengan masker stroberi. 

Buah ini juga memgandung asam slisilat (asam beta hidroksi) yang membantu mengencangkan kulit, silica, vitamin B, C, E, dan K. Masker stroberi, cocok digunakan untuk semua kulit.

Caranya sangat mudah. Lumatkan beberapa buah stroberi yang telah dipisahkan dari tangkai dan daun. Lalu usapkan dua sendok makan stroberi lumat pada wajah. Biarkan 15 menit, setelah itu bilas dengan air hangat. [L1]

Khasiat Jambu Biji


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diabetes melitus, Maag, Diare (sakit perut), Masuk angin, Beser; Prolapsisani, Sariawan, Sakit Kulit, Luka baru;


Pemanfaatan :

1. Diabetes Mellitus
Bahan: 1 buah jambu biji setengah masak
Cara membuat: buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan
direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk
diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

2. Maag
Bahan: 8 lembar daun jambu biji yang masih segar.
Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.

3. Sakit Perut (Diare dan Mencret)
Bahan: 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya

Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian
disaring untuk diambil airnya
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

4. Sakit Perut atau Diare pada bayi yang masih menyusui
Bahan: jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya.
Cara menggunakan: dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut,
airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

5. Masuk Angin
Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai
merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter
air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

6. Beser (sering kencing) berlebihan
Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk
beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa).
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5
gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.

7. Prolapsisani
Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: air ramuan tersebut dalam keadaan masih hangat
dipakai untuk mengompres selaput lendir poros usus (pusar) pada
bayi.

8. Sariawan
Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

9. Sakit Kulit
Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 7 kuntum bunga
jambu biji.
Cara membuat: ditumbuk bersama-sama sampai halus
Cara menggunakan: untuk menggosok bagian kulit yang sakit.

10. Obat luka baru
Bahan: 3 pucuk daun jambu biji.
Cara membuat: dikunyah sampai lembut
Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian tubuh yang luka agar
tidak mengelurkan darah terus menerus.

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Buah, daun dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tanin, sedang pada bunganya tidak banyak mengandung tanin. Daun jambu biji juga mengandung zat lain kecuali tanin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin. Kandungan buah jambu biji (100 gr) - Kalori 49 kal - Vitamin A 25 SI - Vitamin B1 0,02 mg - Vitamin C 87 mg - Kalsium 14 mg - Hidrat Arang 12,2 gram - Fosfor 28 mg - Besi 1,1 mg - Protein 0,9 mg - Lemak 0,3 gram - Air 86 gram

Buah Duku, Mencegah Kanker Kolon dan Diare

Duku Buah Segar Menyehatkan

Buah duku ( Lansium Domesticum Corr) berasal dari tanaman berkayu yang hidup menahun. Pohonnya diperkirakan asli dari Indonesia. Literatur lain mengatakan duku berasal dari Asia Tenggara bagian barat, dari semenanjung Thailand di sebelah barat sampai Kalimantan di sebelah timur. Kini buah duku hampir tersebar luas diseluruh wilayah Asia dan menjadi salah satu primadona buah tropis.

Di Indonesia, sentra buah duku tersebar luas di wilayah Sumatra dan Jawa. Jenis yang banyak dibudidayakan adalah varietas Komering, Metesih, Condet dan Kalikajar. Buah duku dapat tumbuh subur di daerah beriklim basah dengan curah hujan tinggi. Tanaman ini termasuk jenis pohon buah musiman yang hanya berbuah setahun sekali. Biasanya bunga akan bermunculan di awal musim hujan (September-Oktober). Enam bulan kemudian buah terlihat bergelantungan di ranting dahan dan siap dipanen pada bulan Februari-Maret. Buah duku mentah berwarna hijau, bergetah dan citarasanya sangat asam. Seiring matangnya buah, kulit akan berubah kekuningan dan daging buah akan berasa manis. Sebagian besar buah duku hanya dimakan segar sebagai buah meja. Padahal kalau kita mau sedikit berkreasi, duku dapat dijadikan beragam sajian lezat dan nikmat, seperti untuk isi puding, campuran fruits cocktail atau sebagai bahan baku selai.

Dari Selai Hingga Puding Cantik

Untuk selai, siapkan 1500 gr daging buah duku yang sudah diblender halus, 600 gr gula pasir, 100 ml air, 5 gr gelatin, 30 ml air jeruk lemon dan ½ sdt vanila essens. Semua bahan dicampur jadi satu, panaskan hingga tekstur mengental dan warna kekuningan. Selagi panas simpan di dalam botol kaca, tutup rapat, kini Anda mempunyai selai duku yang lezat dan siap digunakan kapan saja. Variasi lain yang dapat dibuat adalah puding buah. Caranya buah duku dapat diblender kemudian dicampur dengan adonan agar-agar atau dibiarkan utuh untuk isi puding. Teksturnya kenyal dengan citarasa manis, segar dan sedikit asam menjadikan puding terasa lebih istimewa dan cantik tampilanya.

Sumber Mineral dan Zat Besi

Dilihat dari komposisi zat gizinya, buah duku tidak terlalu mengcewakan. Setiap 100 gr buah duku terkandung kalori 70 kal, protein 1.0 g, lemak 0.2 g, karbohidrat 13 g, mineral 0.7 g, kalsium 18 mg, fosfor 9 mg dan zat besi 0.9 mg. Untuk kandungan kalori, mineral dan zat besi duku setingkat lebih tinggi dibandingkan dengan buah apel atau jeruk manis. Kandungan lain yang bermanfaat adalah dietary fiber atau serat. Salah satu zat yang bermanfaat untuk memperlancar sistem pencernaan, mencegah kanker kolon dan membersihkan tubuh dari radikal bebas penyebab kanker.

Selain daging buah yang segar menyehatkan, bagian kulit buah dan bijinya juga bermanfaat untuk bahan baku obat anti diare dan menurunkan demam. Kulit kayunya juga sering digunakan orang untuk mengobati gigitan serangga berbisa dan obat disentri. Sebagian orang juga percaya, benalu pohon duku dapat menghambat dan membasmi sel-sel kanker. Sungguh tanaman yang istimewa bukan?.

Pepaya Untuk Kecantikan


Paparan sinar matahari serta ruangan ber-AC turut menjadi andil redupnya cahaya kulit. Kini banyak spa yang menawarkan perawatan menyeluruh untuk tubuh dengan penggunaan buah-buahan. Stroberi, jeruk, alpokat, apel merupakan buah yang biasa dipakai untuk perawatan tubuh. Oleh sebab itu, pemilihan buah pepaya sebagai bagian dari perawatan kecantikan kulit termasuk cukup unik. 

Buah pepaya berguna untuk membuat kulit menjadi lebih bercahaya. Pepaya mengandung vitamin A yang lebih banyak dari wortel, serta vitamin C yang lebih tinggi dari jeruk. Belum lagi tambahan vitamin B kompleks dan E yang ada di buah ini membuat isi kandungan pepaya semakin lengkap untuk kecantikan kulit. Selain itu, dengan kemampuan cerna enzim, pepaya bisa dengan cepat mengeluarkan racun dalam tubuh yang baik untuk kesegaran kulit dari dalam. Enzim pepaya yang terkandung di dalamnya dapat mendorong proses metabolisme, membantu melumerkan lapisan kulit dan zat tanduk penuaan yang tertimbun di pori-pori, serta tentu saja membuat kulit lebih terang dan cerah.

Buah Tropis Yang Penuh Khasiat
Tahukah Anda? Buah pepaya mengandung vitamin provitamin A yang lebih banyak dari wortel, dan vitamin C yang lebih tinggi dari jeruk. Belum lagi tambahan vitamin B kompleks D, kalsium, fosfor dan zat besi yang dikandung oleh buah ini, membuat buah yang juga lezat dijadikan juice ini sangat pas bila digunakan untuk memelihara kecantikan kulit. 

Selain itu, buah pepaya mengandung enzim yang dapat membantu memecah serat makanan dalam sistem pencernaan sehingga melancarkan proses pengeluaran racun dari dalam tubuh. Sehingga, membantu untuk mengurangi kulit kusam, dan membuat wajah lebih cerah dan segar.

Buah Untuk Kecantikan

Mereka yang peduli pada kecantikan kulitnya tentu sudah tak asing lagi dengan antioksidan, zat yang ampuh mencegah penuaan dini. Bukan cuma menjaga kecantikan, antioksidan juga penting untuk menjauhkan kita dari berbagai penyakit.


Dibandingkan mengonsumsi suplemen, lebih baik penuhi kebutuhan tubuh akan antioksidan lewat makanan segar sehari-hari. Salah satunya dengan mengonsumsi buah-buahan berikut ini.

Tomat
Si merah segar ini bisa membuat kulit terlindung dari kerusakan akibat sinar matahari yang menyebabkan penuaan dini. Tomat yang banyak dipakai untuk memasak ini, kaya akan zat antioksidan yang disebut likopen. Ia akan membuat kulit terlindung dengan cara menetralkan molekul yang merusak struktur kulit. Selain itu tomat juga memiliki kandungan anti radang untuk mengatasi kulit terbakar.

Pisang
Ini adalah masternya untuk mengatasi wajah atau mata bengkak. Pisang mengandung potasium yang akan membuat cairan dalam sel seimbang sehingga mencegah cairan terikat dan membuat kulit terlihat bengkak. Potasium juga menghindarkan kulit dari kekeringan dan noda kulit dengan cara menjaga keseimbangan kadar asam dalam tubuh.

Blueberry
Blueberry disebut-sebut sebagai buah pencegah penuaan yang paling baik. Buah berwarna biru keunguan ini kaya akan vitamin C dan antioksidan. Vitamin C juga penting untuk produksi kolagen sehingga kulit terlihat kenyal.

Mangga
Mumpung sedang musim, jangan lupa untuk mengonsumsi buah yang kaya akan vitamin A ini. Vitamin A kita butuhkan untuk mengatasi kerusakan sel. Ia juga berperan aktif dalam metabolisme sel, menjaga kelembaban, dan membuat kulit halus dan lembut. Salah satu ahli nutrisi, Dr George Wolf dari Massachusett Institute of Technology, mengatakan mangga bisa membantu kulit melawan infeksi dengan cara menguatkan dinding sel dan membuat mereka lebih kebal terhadap serangan mikroorganisme jahat.

Blackberries
Tidak banyak buah yang kaya akan vitamin E, dan salah satunya adalah blackberries. Vitamin E kita butuhkan untuk meningkatkan sirkulasi oksigen dalam sel kulit, sehingga sel-sel kulit meregenerasi lebih cepat.

Kiwi
Kaya akan vitamin C, yang juga terdapat dalam apel, jeruk, anggur, dan lemon. Vitamin C sangat penting untuk menjaga kapilar darah dalam tubuh. Vitamin ini juga dibutuhkan untuk membawa darah ke seluruh sel kulit.

Alpukat
Jus alpukat termasuk minuman favorit. Tak cuma lezat, alpukat tinggi akan kandungan vitamin B komplek yang bisa membuat kulit sehat. Vitamin B2 (riboflavin) bisa mencegah kulit kusam atau berminyak, sedangkan vitamin B6 (pyridoxine) penting untuk produksi kolagen dan elastisitas kulit.

Semangka
Kulit kita kehilangan sedikit kadar airnya setiap hari, itu sebabnya kita perlu menjaganya agar tidak dehidrasi. Sepotong semangka seberat 200 gram mengadung air yang setara dengan segelas air. Tak cuma akan menjaga kulit tetap lembab, tapi semangka juga mengandung karoten, vitamin C dan antioksidan.

Kandungan Dibalik Si Buah Berduri

Baunya yang tajam bisa mengundang, bisa pula membuat anda menghindar. Tergantung apakah anda menyukai buah yang konon dijuluki the king of fruit ini atau tidak. Konon, orang-orang Eropa cenderung membenci buah ini karena baunya yang menyengat. Tapi untuk orang timur sepertinya banyak sekali yang menggemari buah berduri ini.

Durian yang bernama latin Durio zibenthinus Murr ini memang nikmat baik dimakan langsung maupun dalam bentuk olahan makanan. Dagingnya yang lembut, aromanya yang tajam, membuat mulut tak bisa berhenti meski harus mencicipi sampai beberapa butir.

Durian mengandung lemak, karbohidrat juga alkohol. Tapi jangan khawatir, seperti halnya lemak alpukat, durian juga mengandung lemak tak jenuh yang menyehatkan. Namun kandungan lemak alpukat lebih tinggi dua kali lipat dari durian. Tapi durian memiliki kandungan karbohidrat tinggi dibandingkan jenis buah lainnya. Dalam satu 100 gramnya bisa mengandung 27,9 gram karbohidrat.

Kandungan gizi durian bisa dikatakan lengkap. Selain lemak juga mengandung vitamin A dengan kandungan vitamin C yang cukup tinggi.

Harganya bisa bervariasi tergantung keunggulan setiap varietasnya. Tentu saja, durian yang paling populer keunggulannya saat ini masih ditempati durian asal Thailand, durian montong.

Makanya Thailand sampai saat ini menempati posisi sebagai negara pengekspor durian terbesar di dunia. Padahal spesies durian juga tersebar di beberapa negara termasuk Indonesia yang memiliki sekitar 27 spesies durian.

Durian montong unggul dengan dagingnya yang tebal, manis, bijinya yang kecil dengan aroma yang tajam membuat durian montong begitu digemari. Masyarakat menamakan montong karena bentuknya seperti guling berwarna kuning. Montong dari bahas Thailand mon thong atau the golden pillow yang artinya si guling emas.

Namun, apapun spesies duriannya, durian bisa dinikmati dengan berbagai cara. Tak harus melumat dagingnya dari biji, durian bisa dinikmati dalam berbagai bentuk olahan durian. Di Kalimantan, durian diolah menjadi makanan bernama Tempoyak, tempoyak adalah daging durian matang hasil fermentasi.